Wujudkan Masyarakat Sehat, Kelurahan Tanjung Buntung Gandeng BPOM Batam Gelar Bimtek Keamanan Pangan
- May 05, 2026
- Jogie
Katar Berjaya Batam – Suasana di Kantor Lurah Tanjung Buntung tampak berbeda pagi ini. Ruangan yang biasanya tenang bertransformasi menjadi pusat edukasi bagi 20 orang perwakilan warga yang antusias mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan Kepada Komunitas Kelurahan. Inisiatif ini lahir dari kesadaran mendalam akan pentingnya menjamin keamanan apa yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Balai POM di Batam, Uly Mandasari, S.Farm., Apt., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa keamanan pangan adalah fondasi utama kesehatan keluarga dan kunci dalam pencegahan stunting di tingkat kelurahan. Senada dengan hal tersebut, Lurah Tanjung Buntung, Edi Supardi, S.Kom, didampingi Sekretaris Kecamatan Bengkong, Firdaus, menyambut hangat kolaborasi ini sebagai langkah nyata melindungi warga dari risiko pangan yang tidak memenuhi syarat.
"Edukasi ini bukan sekadar teori, melainkan upaya membentuk komunitas mandiri yang peduli pada kesehatan," ujar Uly Mandasari saat membuka acara.
Proses Bimtek berlangsung interaktif dengan metode yang komprehensif. Setelah dibuka dengan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, para peserta mengawali sesi dengan *Pre-Test* untuk mengukur pemahaman awal. Petugas BPOM kemudian memaparkan materi krusial mulai dari hubungan keamanan pangan dengan pencegahan stunting, penerapan higiene sanitasi, hingga prosedur pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal yang melibatkan Dinas Kesehatan Kota Batam.
Yang menarik, para peserta yang terdiri dari komunitas ritel, pelaku usaha pangan siap saji, industri rumah tangga (IRT), hingga remaja, didampingi langsung oleh para Kader Ketahanan Pangan Kelurahan Tanjung Buntung. Mereka adalah Windra Hartopo, Jogie Suaduon, Hery Marneti, Ully Sri Purnama, dan Fatmawati. Para kader ini berperan aktif memastikan setiap komunitas memahami "5 Kunci Keamanan Pangan" yang spesifik bagi bidang usahanya masing-masing.
Ketua LPM Tanjung Buntung, Ayub Purnomo, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas keterlibatan aktif kader lokal. Menurutnya, pembentukan komunitas keamanan pangan ini akan menjadi garda terdepan dalam mensosialisasikan pola konsumsi sehat di lingkungan RT dan RW.
Melalui bimbingan teknis yang ditutup dengan *Post-Test* ini, diharapkan para pelaku usaha dan ibu rumah tangga di Kelurahan Tanjung Buntung tidak hanya sekadar menjual atau menyajikan makanan, tetapi juga menjadi penjamin kualitas kesehatan bagi konsumen dan keluarga mereka sendiri.