Perkuat Literasi Digital, PLH Kepala BPSDM Komdigi Paparkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia 2026 di Batam

  • May 21, 2026
  • Usman Zailani


KIM KATAR BERJAYA - PLH Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Willy Wize Ananda Zen, menekankan pentingnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam memperluas cakrawala informasi publik. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Peran KIM dalam Diseminasi Informasi Publik yang berlangsung di Pacific Palace Hotel, Batam, Kamis (21/5).

Dalam pemaparannya, Willy mengulas perbandingan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) secara nasional dengan capaian di Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam. Berdasarkan data IMDI 2025, angka nasional saat ini berada pada 44,53 poin, sementara Provinsi Kepulauan Riau menunjukkan performa yang lebih tinggi dengan skor mencapai 50,77 poin. Secara nasional, pilar infrastruktur dan ekosistem menjadi yang tertinggi dengan skor 53,06, diikuti literasi digital sebesar 49,28.

Willy menyoroti bahwa tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 80,66%, yang menjadi peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat digital. Ia berpesan agar masyarakat tidak terjebak dalam zona nyaman konsumsi konten digital. "Kunci utama literasi digital adalah jangan hanya mengonsumsi konten yang membuat kita nyaman atau sesuai dengan preferensi pribadi saja, tetapi pilihlah konten yang mampu memperluas perspektif dan sudut pandang kita," tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 21 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) se-Kota Batam, termasuk di antaranya pengurus KIM Katar Berjaya dari Kelurahan Tanjung Buntung. Melalui pelatihan ini, diharapkan KIM dapat menjadi garda terdepan dalam mendistribusikan informasi yang akurat dan edukatif, mengingat pilar pemberdayaan dalam IMDI masih perlu dipacu lebih lanjut dari angka saat ini yang berada di level 34,32.

Dengan penguatan kapasitas ini, Kementerian Komdigi berharap komunitas informasi di tingkat lokal seperti KIM Katar Berjaya mampu menjembatani kesenjangan informasi dan meningkatkan kualitas masyarakat digital di wilayah perbatasan seperti Batam.