Perkuat Peran Digital, Diskominfo Kota Malang Bagikan Strategi Pertumbuhan KIM di Batam

  • May 21, 2026
  • Usman Zailani

KIM KATAR BERJAYA, BATAM – Sebanyak 21 perwakilan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) se-Kota Batam mengikuti pelatihan intensif guna memperkuat peran strategis komunitas di era digital. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Pasific Palace, Batam ini menghadirkan Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Kota Malang, Indhira Dwi Nanda, S.T., sebagai narasumber utama yang memberikan paparan secara virtual melalui aplikasi Zoom dari Malang.

Dalam sesi tersebut, Indhira memaparkan materi bertajuk" Manajemen Komunitas Digital". Ia menekankan bahwa kunci utama keberhasilan KIM terletak pada kemampuan menarik anggota yang relevan, aktif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu lingkungan. Beliau juga membagikan pengalaman sukses Kota Malang dalam membina KIM hingga mampu meraih berbagai penghargaan bergengsi.

"Strategi utama pertumbuhan komunitas mencakup tiga hal penting: menentukan target anggota yang spesifik seperti pemuda, UMKM, hingga kader PKK; memberikan manfaat nyata bagi masyarakat; serta konsisten mengadakan kegiatan secara offline maupun online," jelas Indhira dalam paparannya.

Indhira menambahkan bahwa KIM di tingkat kelurahan, seperti KIM Katar Berjaya dari Kelurahan Tanjung Buntung yang turut hadir, harus rutin memproduksi konten kreatif. Konten tersebut dapat berupa informasi program pemerintah, peluang ekonomi bagi UMKM, hingga edukasi kesehatan masyarakat. Dengan adanya bukti konkret seperti program pemeriksaan kesehatan gratis atau pemberian informasi pelatihan digital, masyarakat akan lebih tertarik untuk bergabung karena melihat manfaat yang jelas.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan berkelanjutan bagi komunitas informasi agar tidak hanya menjadi penyebar berita, tetapi juga penggerak ekonomi dan sosial di wilayahnya. Melalui strategi pertumbuhan yang terstruktur, diharapkan KIM di Batam dapat mengadopsi sistem manajemen komunitas yang profesional sehingga mampu meraih apresiasi dan penghargaan di tingkat nasional.

Kegiatan ini diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai tantangan digitalisasi di tingkat kelurahan dan bagaimana konten yang bermanfaat dapat meningkatkan partisipasi masyarakat secara signifikan.